Sunday , 18 November 2018
Home / News / Siaran Pers / Sebanyak 525 Base Stations Sudah Berhasil Dipulihkan, Kendala Terbesar Pasokan Listrik

Sebanyak 525 Base Stations Sudah Berhasil Dipulihkan, Kendala Terbesar Pasokan Listrik

 

Siaran Pers No. 192/HM/KOMINFO/08/2018

Tanggal 21 Agustus 2018

Tentang

Sebanyak 525 Base Stations Sudah Berhasil Dipulihkan, Kendala Terbesar Pasokan Listrik

Jakarta, Kominfo-  Sejak peristiwa gempa bumi 7.0 SR pada Minggu, 19 Agustus 2018, pukul 21.56 WIB terjadi di  Timur Pulau Lombok dan runutan gempa berikutnya, pada Hari Selasa (21/08/2018) pukul 13:00 WIB, sebanyak 525 base stations site 2G, 3G dan 5G sudah bisa dipulihkan.

Upaya Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama operator telekomunikasi untuk memulihkan 419 base stations masih terkendala pasoka listrik dari PLN akibat pemadaman bergilir. Beberapa base stations juga tidak bisa digunakan karena pasokan daya dari baterei habis, sementara upaya penggantian baterei terkendal akses jalan yang tidak mudah ditempuh ke lokasi base stations.

Operator telekomunikasi telah melakukan penambahan mobile BTS untuk di NTB dan Bali. Selain itu juga dilakukan penggantian baterei dan mobilisasi genset portable.

Berdasarkan pantauan Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Kelas II Mataram di NTB, hingga siang ini tercatat, base stations yang tidak bisa digunakan sebarannya sebagai berikut 308 unit base stations di Lombok Timur, 67 unit di Lombok Tengah dan 25 unit di Lombok Utara. Sementara itu di Lombok Barat terdapat 9 unit bases stations, Kota Mataram 6 unit dan kabupaten/kota lainnya 4 unit base stations.

Tim dari Jaringan Radio Komunitas Indonesia dilaporkan sudah berada di Mataram, NTB. Mereka akan mendirikan radio darurat di Kabupaten Lombok Utara. Radio akan membantu penyebaran informasi tentang penanganan bencana gempa bumi di Lombok.

Noor Iza
Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo
e-mail: humas@mail.kominfo.go.id
Telp/Fax : 021-350402
Twitter @kemkominfo FB: @kemkominfo IG: @kemenkominfo

About Kominfo Batubara

Leave a Reply